BOLMONGRAYA.CO TUTUYAN – Awal tahun 2019, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), ada tiga rumah yang menjadi korban keganasan si jago merah. Yang pertama, di desa Bulawan satu Kecamatan Kotabunan, milik keluarga Donni Hamza, kemudian desa Motongkad Selatan kecamatan Motongkad milik keluarga Daniel Worang, dan baru-baru ini di desa Bongkudai Baru milik dari Meyke Mangribet.
Bupati Boltim Sehan Landjar SH, menanggapi hal tersebut, langsung menginstruksikan Dinas terkait untuk diakomodir dalam penerimaan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) tahun 2019.
“Yang mendapat musibah seperti ini, langsung menjadi prioritas mendapatkan RTLH, “ ujar Bupati dua periode ini.
Ketua DPW PAN Sulut ini juga menambahkan, rumah yang terbakar, selain menjadi prioritas utama mereka juga langsung memenuhi syarat yakni, punya lahan tapi tidak punya tempat tinggal, sehingga pemerintah desa harus bergerak cepat memberikan datanya di Dinsos.
“Saya sudah instruksikan Dinsos untuk menjemput bola terkait hal ini,” tambah Sehan.
Kepala Dinas Sosial, Rudi Malah saat dikonfirmasi, langsung membenarkan instruksi orang nomor satu di Boltim itu.
“Semua yang mendapat musibah kebakaran, kita langsung berikan bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar lainya, dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk dimasukan dalam penerimaan bantuan RTLH tahun 2019, “ ujar Malah. (Lung).