BOLMONGRAYA.CO, KOTAMOBAGU– Wakil Ketua DPRD Kotamobagu Jusran Deby Mokolanot (JDM), memberikan dukungan penuh terhadap penertiban knalpot brong dalam Operasi Keselamatan Samrat yang digelar Satlantas Polres Kotamobagu.
Menurut Jusran, penggunaan knalpot bising tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak citra Kota Kotamobagu sebagai kota yang nyaman, bersih dan sejuk.
“Selama ini, Kotamobagu dikenal sebagai salah satu tujuan warga dari daerah sekitar, seperti Manado, Bolaang Mongondow dan kabupaten lainnya, untuk beraktivitas maupun beristirahat pada akhir pekan. Jika knalpot brong ini tidak ditertibkan secara serius, maka ke depan Kotamobagu bisa kehilangan daya tarik sebagai kota tujuan warga untuk beraktivitas dan beristirahat,” ujar Jusran, Kamis (5/2/2026).
Terlebih lanjut Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kotamobagu ini, menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat sangat membutuhkan suasana yang tenang dan nyaman agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa gangguan kebisingan.
Jusran juga mengingatkan agar operasi penertiban tidak hanya difokuskan pada ruas jalan utama. Pasalnya, pengendara dengan knalpot brong kerap menghindari razia dengan melintasi jalan alternatif, lorong, hingga kawasan permukiman warga, terutama pada malam hari, bahkan juga siang hari.
“Hal ini harus diantisipasi pihak kepolisian agar penertiban benar-benar berjalan efektif,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong Polres Kotamobagu untuk membuka layanan pengaduan bagi masyarakat dengan mengumumkan nomor call center atau nomor telepon yang dapat dihubungi apabila ditemukan kendaraan berknalpot brong di lingkungan kelurahan atau desa.
“Kami berharap Polres Kotamobagu dapat mengumumkan nomor call center atau nomor HP yang bisa dihubungi warga jika menemukan motor berknalpot racing atau brong di wilayah mereka,” tegasnya.
Jusran optimistis, operasi penertiban knalpot brong akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat Kotamobagu demi terciptanya ketertiban, kenyamanan, dan ketenangan di lingkungan kota.(*/Wan)






















