BOLMONGRAYA.CO, BUTON TENGAH — Dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan publik yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buton Tengah menggelar forum diskusi konsultasi publik. Kamis, (21/11/2024).
Forum ini dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Buton Tengah dengan tujuan merumuskan standar pelayanan yang optimal dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Acara ini juga menjadi ajang bagi OPD untuk bersama-sama merancang kebijakan yang berorientasi pada prinsip keterbukaan dan keadilan.
Dalam sambutannya, Kepala DPMPTSP Buton Tengah menyatakan pentingnya standar pelayanan sebagai acuan bagi setiap instansi dalam memberi pelayanan.
“Forum ini adalah langkah penting untuk menciptakan keselarasan antar-OPD dalam pelayanan kepada masyarakat. Harapan kami, setiap OPD dapat menerapkan prinsip-prinsip pelayanan yang transparan, cepat, dan responsif,” ungkapnya.
Menjembatani Kebutuhan Masyarakat dengan Standar Layanan Terukur
Forum ini dirancang sebagai tempat berbagi masukan, tantangan, dan solusi untuk membangun standar pelayanan yang memenuhi ekspektasi masyarakat.
DPMPTSP berkomitmen agar layanan publik di seluruh OPD memiliki standar yang sama, sehingga dapat menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pelayanan terukur.
Diskusi juga mengupas aspek yang kerap menjadi sorotan publik, seperti ketepatan waktu, kejelasan prosedur, serta aksesibilitas layanan.
“Dengan standar yang konsisten, masyarakat akan merasa lebih percaya dan nyaman dalam memanfaatkan layanan publik. Harapannya, tiap OPD memiliki acuan yang sama untuk memastikan bahwa kualitas layanan di Buton Tengah terus meningkat,” jelas Kepala DPMPTSP.
Mendengarkan Tantangan dari Setiap OPD
Forum ini juga membuka diskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi OPD saat melaksanakan layanan publik. DPMPTSP memberikan ruang bagi OPD untuk menyampaikan tantangan yang mereka hadapi, sehingga dapat dicari solusinya bersama.
“Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa setiap dinas memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan pelayanan publik, sehingga hasilnya dapat diukur dengan baik dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Komitmen untuk Membangun Pelayanan yang Transparan dan Bebas Pungli
Sebagai langkah untuk meningkatkan kepercayaan publik, DPMPTSP menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi layanan.
Forum ini menekankan pentingnya transparansi dalam prosedur dan biaya, serta melibatkan masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar.
Upaya ini diharapkan dapat membangun pelayanan yang bebas dari pungli, sesuai dengan misi DPMPTSP untuk menjaga integritas layanan di setiap instansi.
Sinergi Antar-OPD untuk Layanan Publik yang Efektif
Selain itu, Kepala DPMPTSP juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara seluruh OPD untuk mencapai hasil pelayanan yang efektif.
Dengan pendekatan kolaboratif, setiap OPD diharapkan dapat saling mendukung untuk memberikan solusi bagi kendala-kendala yang ada di lapangan.
“Kami berupaya agar setiap layanan tidak hanya memenuhi prosedur, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Sinergi antar-OPD adalah kunci untuk mencapai hasil yang berkelanjutan,” tambahnya.
Namun begitu, forum diskusi ini menjadi bukti nyata upaya DPMPTSP dan seluruh OPD Buton Tengah untuk menciptakan standar pelayanan publik yang akuntabel dan berkualitas.
Dengan keterlibatan aktif seluruh instansi, DPMPTSP berharap dapat menciptakan pelayanan yang bukan hanya transparan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui komitmen bersama ini, Buton Tengah siap untuk menghadirkan standar pelayanan publik yang andal dan dapat diakses oleh seluruh warganya.
Reporter: Sadly