BOLMONGRAYA.CO, BOLTIM– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan transformasi digital di daerah.
Hal ini tercermin dari pelaksanaan Seminar dan Workshop Digitalisasi Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang digelar di Lantai Tiga Kantor Bupati Boltim, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) Tahun 2026, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Boltim melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta TP PKK Kabupaten Boltim.
Seminar dan workshop tersebut mengusung tema “Mencetak Creator Digital Lokal yang Kreatif, Inovatif, dan Mampu Mendorong Perekonomian Daerah Berbasis Manajemen Digital”, dengan tujuan meningkatkan literasi dan kapasitas digital masyarakat desa, khususnya dalam pengelolaan potensi ekonomi lokal.
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo SE MM yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Manado atas pelaksanaan program KKN di wilayah Boltim.
Kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra strategis pembangunan desa, pembawa ide-ide segar, serta jembatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat,” ujar Hardiman Pasambuna.
Ia menegaskan bahwa di era revolusi industri 4.0 dan disrupsi digital saat ini, teknologi telah menjadi kebutuhan utama dalam pengelolaan pemerintahan, ekonomi, dan pelayanan publik. Oleh karena itu, penguatan kapasitas digital di tingkat desa menjadi sangat penting.
Menurutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, budaya lokal, hingga UMKM. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan promosi digital, pemasaran online, pengelolaan media sosial, serta manajemen konten yang terencana dan berkelanjutan.
“Creator digital lokal memiliki peran strategis dalam mengemas potensi desa menjadi konten yang menarik, informatif, dan bernilai ekonomi. Jika dikelola dengan baik, hal ini mampu membuka pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui program KKN ini, mahasiswa diharapkan dapat berbagi keterampilan praktis kepada masyarakat dan aparat desa, antara lain dalam pembuatan konten promosi desa dan produk lokal, pengelolaan media sosial desa dan UMKM, pemanfaatan marketplace, serta dasar-dasar manajemen digital informasi desa.
Pemerintah Kabupaten Boltim juga mengajak seluruh perangkat daerah, camat, sangadi, dan perangkat desa untuk membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa KKN guna memperkuat literasi digital dan mendukung terwujudnya desa-desa yang adaptif terhadap teknologi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Boltim Moh. Rezha Mamonto, S.Kom, perwakilan Rektor Universitas Muhammadiyah Manado yang diwakili oleh Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis Hariyanto SE ME, dosen pembimbing lapangan, pengurus TP PKK Kabupaten Boltim, perwakilan kecamatan dan desa se-Kecamatan Tutuyan dan Kotabunan, serta mahasiswa KKN UMMA.**






















