BOLMONGRAYA.CO, KOTAMOBAGU– Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Samrat 2026 di wilayah hukum Polres Kotamobagu resmi dimulai.
Hal ini ditandai apel gelar pasukan yang dipimpin WakapolresKompol Romel Pontoh, mewakili Kapolres Kotamobagu, bertempat di Mapolres setempat, Senin (2/2/2026).
Wakapolres Kotamobagu, Kompol Romel Pontoh, dalam arahannya menegaskan bahwa Ops Samrat 2025 merupakan langkah preventif dan preemtif Polri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan.
Operasi ini lanjutnya, mengedepankan pendekatan humanis dengan tujuan utama menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
“Operasi Keselamatan Samrat ini bukan semata penindakan, namun upaya membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman dalam menyongsong Bulan Suci Ramadhan,” ujar Kompol Romel Pontoh.
Romel menyebutkan, Ops Keselamatan Samrat tahun 2026 dilaksanakan selama 14 hari, dengan sasaran utama pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Sasaran operasi fokus pada pelanggan lalu lintas, meliputi penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang banyak menjadi keluhan masyarakat, penggunaan helm yang tidak sesuai standar, Over Dimension Over Loading (ODOL), serta perilaku berkendara yang membahayakan pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.
Masih menurut Romel, selain Polres Kotamobagu kegiatan operasi juga diperkuat dengan personil gabungan lintas instansi.
“Melalui Ops Samrat ini diharapkan dapat tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ibadah dan kegiatan sosial selama Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman,” tandasnya.(Wan)






















